perubahan karir

Survei: 61% Wanita Merencanakan Perubahan Karir Setelah Pandemi

Tak sedikitnya pekerja yang dirumahkan menjadi salah satu dampak yang terjadi akibat pandemi Covid-19. Namun tak sedikit pula dari mereka yang menjadikan hal ini untuk merenung. Banyak yang menganggap pengalaman yang belum pernah terjadi sebelumnya ini sebagai waktu yang tepat untuk membuat perubahan. Termasuk para wanita yang merencanakan perubahan karir pasca pandemi.

Pandemi menjadi momok tersendiri bagi para wanita. Pasalnya, wanita lah yang mungkin mengalami tingkat stres yang meningkat karena adanya perubahan dalam kehidupan pekerjaan dan rumah tangga. Namun, wanita juga telah menunjukkan cara bertahan yang apik dalam hal apapun. Terbukti, disebutkan dalam Forbes bahwa negara-negara dengan pemimpin wanita bernasib lebih baik melalui pandemi secara keseluruhan.

Perubahan karir untuk memulai bisnis

Kemampuan apik wanita dalam bertahan tersebut selaras dengan bukti yang dijabarkan dalam survei terbaru dari jaringan wanita profesional AllBright. Dalam survei tersebut dijelaskan, di masa-masa yang belum pernah terjadi seperti saat ini, wanita hadir dengan perubahan karier dalam pikiran mereka. 1 dari 4 wanita bahkan sudah menyiapkan bisnis mereka sendiri ke depan. Dan lebih dari 60% yang telah merencanakannya dengan matang.

Survei tersebut juga menemukan hal-hal berikut:

  • Seperempat wanita yang disurvei sedang menyiapkan bisnis baru.
  • Sektor dengan pertumbuhan terbesar adalah “kesehatan dan kebugaran” dan “penerbitan” untuk pemilik bisnis baru.
  • Lebih dari 61% wanita ini merencanakan perubahan karier.
  • Setengah dari wanita yang disurvei percaya bahwa Covid telah memberikan peluang profesional baru bagi mereka dalam jangka panjang.

Krisis sebagai katalisator perubahan positif

Salah satu pendiri AllBright, Anna Jones menyebut “Sangat menggembirakan melihat krisis bertindak sebagai katalisator untuk perubahan positif dengan begitu banyak wanita yang menentang berita negatif beberapa bulan terakhir. Mereka membuat gerakan untuk mendirikan bisnis mereka sendiri, memutar karir mereka, dan tetap optimis tentang masa depan.”

Temuan dari survei kami terhadap lebih dari 800 anggota, imbuh Anna, menyoroti bahwa banyak wanita menggunakan perspektif dan cara bertahan baru untuk memastikan pandemi tidak membuat mereka mundur. Dan sebagai sebuah organisasi kami membantu mereka melakukan ini.

“Pengusaha sering melihat tantangan sebagai masalah yang harus diselesaikan. Pemikiran inovatif ini telah menjadi hal yang baik selama beberapa bulan terakhir. Di mana satu dari empat anggota kami memutuskan untuk memanfaatkan momen dan mendirikan bisnis mereka sendiri,” tambah Debbie Wosskow, yang salah satu pendiri AllBright, dikutip dari Forbes.

Disebutkan dalam survei AllBright, bidang kebugaran menjadi sektor bisnis dengan pertumbuhan besar. Bisnis fitness tentu bisa dijadikan pilihan bagi Anda yang ingin beralih karir dan memulai bisnis. Anda bisa bergabung dengan program Investasi Gym ReFIT Indonesia. ReFIT sudah memiliki tim pendukung seperti tim konstruksi, tim desain interior, tim pemasaran, IT, HRD, hingga cleaning. Dengan bergabung program Franchise ReFIT, Anda cukup berperan sebagai investor pasif yang tinggal menikmati keuntungan tiap bulan.

No ratings yet.

Please rate this

Mela Gunawan, Fitness Entrepreneur. Co Founder dan Chief Marketing Officer ReFIT Indonesia, Nationwide Affordable Gym. Memiliki pengalaman di bidang marketing komunikasi dan di industri Fitness sejak tahun 2012. Selain itu, Mela sangat aktif berolahraga dan bergaya hidup sehat. Visinya mendirikan ReFIT Indonesia ini yakni ingin menyehatkan seluruh masyarakat Indonesia.

Leave a Comment.