nilai-nilai gym

Nilai-nilai Gym yang Patut Diperhitungkan untuk Membantu Melawan Covid-19

Belum lama ini International Health Racquet & Sportsclub Association (IHRSA) menyoroti manfaat olahraga dan menunjukkan bukti ilmiah jika pusat kebugaran tak memiliki risiko penularan Covid-19. Dalam tulisannya yang diterbitkan Health Club Management, Direktur Eksekutif Les Mills, Phillip Mills memaparkan pendapatnya terkait hal tersebut dan nilai-nilai gym.

Menurutnya, sudah saatnya gym dan klub kesehatan diakui sebagai landasan pemulihan dari Covid-19. Phillip pun menjelaskan jika gym aman dan gym memiliki nilai-nilai untuk memotivasi seseorang dalam berolahraga.

Nilai pembuktian: olahraga mengurangi risiko Covid-19

Ilmuwan David C Nieman dalam jurnalnya, menyarankan aktivitas fisik secara teratur harus dilakukan untuk mengurangi risiko tertular Covid-19. David percaya olahraga sama pentingnya dengan menjaga jarak fisik, mencuci tangan dan memakai penutup wajah. Dia pun menemukan jika latihan aerobik dapat meningkatkan kekebalan tubuh dengan meningkatkan aliran darah dan memobilisasi sel darah putih.

David menambahkan olahraga teratur juga mencegah obesitas, dan mengurangi risiko penyakit-penyakit yang dapat meningkatkan risiko Covid-19 seperti hipertensi, diabetes tipe 2, dan penyakit kardiovaskular.

Penelitian lain yang dipimpin Profesor Zhen Yan di University of Virginia pun menemukan olahraga teratur dapat mengurangi risiko komplikasi pada orang dengan Covid-19. Ia mendesak orang-orang untuk melindungi diri mereka sendiri dengan mulai berolahraga lebih sering untuk meningkatkan level EcSOD.

Profesor Zhen Yan mempelajari antioksidan yang disebut ekstraseluler superoksida dismutase (EcSOD) yang dilepaskan dalam tubuh selama latihan/olahraga. Penelitian ini menunjukan kemungkinan bahwa tingkat EcSOD yang tinggi dalam tubuh dapat mencegah atau setidaknya mengurangi keparahan sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS) yang menjadi bagian terburuk dari Covid-19.

Menunjukkan nilai: gym sebagai motivasi orang berolahraga

Lockdown meningkatkan pilihan bagi orang-orang untuk tetap aktif di rumah. Hal ini membuat tak sedikit media yang mempertanyakan apakah gym masih dibutuhkan sebagai sarana olahraga. Padahal di samping itu, anggota gym terbukti 14 kali lebih aktif daripada orang yang tak memiliki keanggotaan gym.

Fasilitas gym tak hanya berfungsi sebagai sarana kebugaran, tapi juga memotivasi para anggota. Gym memiliki nilai-nilai dan tetap menjadi unsur utama yang mempengaruhi kepatuhan seseorang untuk olahraga teratur. Hal ini jugalah yang menjadi salah satu alasan utama industri gym ada.

Motivator paling kuat ialah rasa saling terhubung yang kita dapatkan saat berolahraga bersama. Tak ada (motivasi) yang lebih nyata dibanding olahraga dalam grup. Siapa pun yang merasakan energi dari mengikuti kelas akan membuktikan bahwa ini adalah salah satu pengalaman olahraga yang hebat dan memotivasi.

Dukungan rekan kelompok olahraga mempengaruhi keberhasilan

Penelitian menunjukkan bahwa anggota yang berolahraga dalam kelompok jauh lebih mungkin untuk tetap berolahraga daripada mereka yang melakukannya sendiri. Sains membuktikan kita mendapatkan lebih banyak kesenangan dan kepuasan saat berolahraga dalam kelompok. Dan ada bukti juga yang memaparkan, ketika kita dikelilingi oleh pola hidup sehat orang lain, hal itu juga menular pada kita.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Obesity Journal menjelaskan, ketika orang yang kelebihan berat badan menghabiskan waktu dengan teman-teman mereka yang bugar, berat badan mereka turun akan lebih banyak. Dan semakin banyak waktu yang mereka habiskan dengan teman-teman ini, semakin banyak berat badan yang mereka turun.

Temuan ini didukung oleh penelitian lain dari Fakultas Kedokteran Universitas Pittsburgh. Penelitian tersebut menunjukkan, mereka yang melakukan program penurunan berat badan bersama teman akan lebih berhasil 95 persen, ketimbang yang melakukan program penurunan berat badan sendiri dengan persentase 76 persen.

Merangkul kebiasaan aktif di gym 

Motivasi adalah komponen kunci untuk mempertahankan kebiasaan olahraga. Dan itulah mengapa sangat penting bagi masyarakat untuk kembali berolahraga di pusat kebugaran dan semua hal yang membuat mereka lebih terinspirasi secepat mungkin.

Kepala Penasihat Medis pemerintah Inggris, Chris Whitty menjelaskan jika olahraga ialah salah satu hal yang baik dan bisa dilakukan saat ini. “Menjadi aktif secara fisik sangat penting untuk kesehatan jangka panjang. Dan penting untuk menjaga orang agar tetap fit selama pandemi yang sedang berlangsung,” terangnya dikutip dari laman Health Club Management.

No ratings yet.

Please rate this

Jerry Mulyadi, Founder ReFIT Indonesia. Ia percaya bahwa hidup yang sehat dan aktif adalah hidup yang baik. Bersama rekannya, Jerry Mulyadi memutuskan untuk fokus di industri fitness dengan membawa konsep Affordable Gym ke pasar Indonesia dan mancanegara ke depannya.

Leave a Comment.