latihan kardio adalah

4 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Latihan Kardio

Kardio adalah salah satu jenis latihan yang cukup efektif untuk membakar lemak. Terlebih, latihan ini juga tidak membutuhkan banyak biaya dan alat. Cukup dengan menggerakkan badan Anda saja untuk berjalan atau berlari Anda sudah bisa melakukannya. Tetapi, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum memulai latihan ini. Apa saja hal tersebut?

 Peregangan yang cukup

Sebelum melakukan semua olahraga, ada baiknya meregangkan otot-otot supaya tidak kaget saat dibuat gerak. Apalagi, ketika Anda sudah lama tidak berolahraga. Otot-otot biasanya akan kaget dan esoknya terasa sakit. Peregangan yang cukup dapat mengurangi efek tersebut, juga dapat menghindarkan Anda dari cedera yang justru akan menimbulkan masalah besar.

Peregangan wajib Anda lakukan secara menyeluruh. Mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki. Apalagi ketika Anda hendak berlari, seluruh tubuh harus dilemaskan supaya tidak kaku saat berolahraga nanti. Anda pun sebaiknya melakukan peregangan setelah selesai berolahraga supaya badan tidak kaku esok harinya.

Jangan memaksakan diri

Bila Anda sudah lama tidak olahraga, sebaiknya Anda tidak perlu memaksakan diri saat melakukannya kembali. Anda tidak harus lari, cukup berjalan saja namun setidaknya Anda harus mencapai tiga kilo. Bila Anda langsung berlari, umumnya badan akan terasa cepat lelah dan olahraga Anda malah jadi kurang maksimal karena harus berhenti lebih cepat. Lebih baik pelan-pelan namun Anda bisa berolahraga lebih lama.

Selain berjalan kaki, Anda juga bisa bersepeda. Setidaknya ambil jarak enam kilometer ketika Anda melakukannya. Bersepeda jauh lebih mudah daripada jalan atau berlari. Namun, latihan kardio satu ini juga merupakan salah satu cara terbaik untuk membentuk otot kaki Anda. Perlu diperhatikan ketika bersepeda adalah untuk tidak terlalu kencang ketika Anda berada di jalan raya.

Latihan Kardio Dengan Treadmill

Malas keluar rumah namun ingin olahraga? Anda bisa menggunakan bantuan treadmill. Alat ini juga adalah alat yang paling tepat untuk Anda dalam memulai olahraga. Pasalnya, dengan treadmill, badan Anda akan dibantu untuk terus berjalan atau berlari. Sehinggga, mau tidak mau badan tidak akan bisa berhenti. Anda pun akan bisa menyesuaikan kemampuan badan dengan lebih baik.

Yang harus diperhatikan ketika menggunakan alat ini adalah tentang batas kecepatannya. Anda tidak boleh terlalu cepat ketika baru pertama menggunakannya. Berjalanlah hingga terasa nyaman di kecepatan tiga. Setelahnya baru mulai naik sedikit demi sedikit. Bila Anda sudah mencapai kecepatan enam, paksakan badan untuk berlari. Turunkan lagi kecepatannya ketika Anda mulai kelelahan. Anda juga bisa menggunakan berbagai mode di treadmill, seperti mode hiking dan mode cardio biasa.

Cardio tidak harus selalu lari

Bila Anda termasuk dari salah satu orang yang sangat tidak suka lari, Anda bisa mencoba untuk melakukan olahraga cardio lainnya. Cardio memiliki cukup banyak jenis, seperti aerobik, Zumba, body combat, dan lain-lain. Carilah jenis cardio yang Anda suka dan lakukan secara konsisten, kalau bisa setiap hari. Karena yang terpenting dari olahraga adalah konsistensi.

Saat minggu pertama Anda melakukan olahraga, mungkin Anda akan merasakan rasa sakit di seluruh badan setelahnya. Namun, hal ini sangat wajar apalagi kalau Anda sudah lama tidak berolahraga. Lakukan peregangan sebelum dan sesudah berolahraga untuk mengurangi rasa sakit ini. Yang pasti, Anda harus terus tekun dalam melakukannya dan hasil pun akan bisa terlihat.

No ratings yet.

Please rate this

Mela Gunawan, Fitness Entrepreneur. Co Founder dan Chief Marketing Officer ReFIT Indonesia, Nationwide Affordable Gym. Memiliki pengalaman di bidang marketing komunikasi dan di industri Fitness sejak tahun 2012. Selain itu, Mela sangat aktif berolahraga dan bergaya hidup sehat. Visinya mendirikan ReFIT Indonesia ini yakni ingin menyehatkan seluruh masyarakat Indonesia.