Kesalahan saat Berolahraga yang Sering dilakukan oleh Pemula

Pemula yang baru berolahraga kerap membuat kesalahan sehingga tidak mendapatkan hasil maksimal dari latihannya. Salah satu kesalahan yang sering dilakukan pemula saat berolahraga adalah terjebak dalam kebiasaan.

Apa yang salah dengan melakukan rutinitas olahraga yang sama? Itu artinya kamu melatih otot yang sama, dengan kecepatan yang sama, sehingga membuat otot menjadi sangat efisien. Pada akhirnya kalori yang dibakar akan stuck. Ingin tahu selengkapnya, baca di sini!

1. Mencari Hasil yang Cepat 

Banyak orang mengharapkan hasil yang dramatis dari sedikit latihan. Faktanya, olahraga 30 menit selama tiga kali seminggu, tanpa mengubah pola makan membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk menurunkan dua kilogram.

2. Olahraga Hanya di Akhir Pekan

Jika kamu hanya berolahraga dua kali seminggu, kamu tidak akan pernah mencapai tujuan yang diinginkan. Rahasia sukses berolahraga adalah melakukannya secara rutin dan menjadikannya kebiasaan sehat.

3. Semangat Awalnya Saja

Jika kamu baru memulai olahraga dan melakukannya secara jor-joran di awal, ini akan menempatkan kamu pada risiko cedera ortopedi. Lakukan saja pelan-pelan, terlebih lagi karena kamu masih pemula.

Setelah tubuh sudah beradaptasi baru tingkatkan durasi dan intensitas latihan secara berkala. Teknik yang tepat dan program yang benar membawa kamu pada kebugaran yang diharapkan.

4. Membawa Ponsel saat Berolahraga

Membawa ponsel saat berolahraga dapat memengaruhi fokus, efektivitas latihan, dan suasana hati. Jika kamu harus tetap membawanya, tetapkan batas seberapa sering kamu perlu mengeceknya.

5. Tidak Konsisten

Sebagian besar orang sering melompat dari satu latihan ke latihan lain ingin mencoba segalanya. Aturan pertama untuk pemula adalah konsistensi. Selanjutnya, aturan yang kedua dengan menggunakan teknik yang tepat. Pilih teknik yang cocok untuk meningkatkan kebugaran dan selaraskan dengan tujuan kebugaranmu.

Banyak orang memilih untuk melakukan jogging untuk menurunkan berat badan. Berlari secara teratur dalam jangka waktu yang konsisten akan membangun stamina dan daya tahan tubuh dengan baik. Jika kamu mencoba menghilangkan lemak tubuh, HIIT (High Intensity Interval Training) adalah pilihan terbaik.

6. Menjadi Terlalu Nyaman

Untuk mengoptimalkan olahraga, pastikan kamu tidak hanya konsisten dengan rutinitas, tetapi juga secara konsisten tertantang dalam rutinitas itu. Tubuh beradaptasi dengan stres olahraga dari waktu ke waktu, itulah mengapa kamu tidak melihat lagi kemajuan saat terus melakukan latihan yang sama setiap hari.

Selain itu, ketika kamu melakukan gerakan yang sama berulang kali dapat menyebabkan cedera berlebihan karena stres yang berulang. Inilah mengapa penting untuk harus jenis latihan setidaknya setiap dua minggu sekali.

7. Kurang Hidrasi Tubuh

Menjadi dehidrasi dapat secara dramatis menurunkan kinerja tubuh. Saat berolahraga, suhu inti akan naik di atas normal yang memberi tekanan pada tubuh. Konsumsi banyak cairan dapat mencegah stres karena dehidrasi.

Hidrasi yang tepat juga membantu melumasi sendi dan mengurangi peradangan. Selain itu, cairan membantu mengangkut nutrisi energi penting yang membuat latihan lebih efektif  dan membuang limbah metabolisme yang dihasilkan selama latihan intensif.

Jadi mulai sekarang, minumlah banyak air dan makan buah-buahan yang mengandung banyak air (seperti stroberi, semangka, jeruk, dan melon). Jika latihan yang kamu lakukan sangat melelahkan, pilihlah minuman yang mengandung elektrolit penting seperti natrium dan kalium.

No ratings yet.

Please rate this

Leave a Comment.