Waktu Terbaik untuk Gym di Bulan Ramadhan: Tetap Bugar Tanpa Kehilangan Energi
Para ahli kebugaran dan kesehatan memberikan beberapa rekomendasi mengenai waktu terbaik untuk berolahraga di gym selama bulan Ramadhan. Berikut adalah beberapa waktu yang disarankan beserta kelebihan dan kekurangannya:
1. Sebelum Berbuka Puasa (Sekitar 90 Menit Sebelum Maghrib)
Melakukan olahraga ringan menjelang waktu berbuka puasa dapat menjadi pilihan yang baik. Pada waktu ini, tubuh dapat segera mendapatkan kembali energi setelah beraktivitas. Pelatih pribadi di Fitness First, Ahmed El Sayed, menyarankan agar latihan sebelum berbuka bersifat ringan dengan fokus pada latihan kekuatan dan fleksibilitas.
Kelebihan:
- Tubuh dapat segera mendapatkan asupan energi dan cairan setelah berolahraga.
Kekurangan:
- Risiko dehidrasi dan kelelahan karena tubuh belum mendapatkan asupan makanan dan minuman sepanjang hari.
2. Setelah Berbuka Puasa (Sekitar 1-2 Jam Setelah Makan)
Berolahraga setelah berbuka puasa memungkinkan tubuh mendapatkan energi dari makanan yang telah dikonsumsi. Namun, penting untuk memberi jeda sekitar satu jam setelah berbuka agar tubuh tidak merasa terlalu kenyang saat latihan. Guru Besar Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sri Winarni, menyarankan agar olahraga dilakukan minimal dua jam setelah makan untuk memberi waktu dan energi pada tubuh dalam mengolah makanan.
Kelebihan:
- Tubuh sudah mendapatkan asupan energi dan cairan, sehingga dapat berolahraga dengan lebih optimal.
Kekurangan:
- Waktu berolahraga yang lebih malam dapat mempengaruhi waktu istirahat atau tidur.
3. Setelah Tarawih (Sekitar Pukul 21.00-23.00)
Bagi mereka yang mengalami perubahan waktu tidur selama bulan Ramadhan, waktu terbaik untuk berolahraga adalah di antara pukul 23.00-02.00 WIB setelah makanan sudah tercerna usai berbuka dan tubuh telah benar-benar terhidrasi.
Kelebihan:
- Tubuh sudah mendapatkan asupan makanan dan cairan, serta memiliki waktu untuk mencerna makanan sebelum berolahraga.
Kekurangan:
- Berolahraga terlalu malam dapat mengganggu pola tidur dan istirahat.
4. Sebelum Sahur (Sekitar Pukul 03.30-04.30)
Berolahraga sebelum sahur dapat membantu mempercepat metabolisme sepanjang hari. Namun, berolahraga dalam keadaan perut kosong dan cuaca dini hari yang dingin dapat menjadi tantangan.
Kelebihan:
- Setelah lelah berolahraga, bisa langsung makan sahur dan mengisi energi yang hilang sehingga puasa hari tersebut tetap lancar.
Kekurangan:
- Berisiko mengalami dehidrasi karena harus menahan lapar dan haus hingga berbuka puasa.
Rekomendasi Tambahan:
- Durasi dan Intensitas: Disarankan untuk berolahraga dengan durasi sekitar 20-30 menit dengan intensitas rendah hingga sedang. Olahraga berintensitas tinggi dapat menyebabkan dehidrasi dan kelelahan, terutama saat berpuasa.
- Jenis Olahraga: Pilihlah olahraga yang sesuai dengan kondisi tubuh saat berpuasa, seperti jalan kaki, yoga, atau latihan kekuatan dengan beban ringan. Hindari latihan dengan intensitas tinggi yang dapat menyebabkan kelelahan berlebih.
Dengan mempertimbangkan rekomendasi dari para ahli di atas, Anda dapat memilih waktu yang paling sesuai untuk berolahraga di gym selama bulan Ramadhan, sehingga tetap dapat menjaga kebugaran tanpa mengganggu ibadah puasa.


