mengatur pola makan sehat

7 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Mengatur Pola Makan Sehat

Pandemi mengharuskan masyarakat untuk beraktivitas di dalam rumah saja. Sementara itu, kebersihan dan imunitas tubuh harus menjadi prioritas Anda selama pandemi ini. Bagaimana caranya? Sederhana saja, dimulai dengan mengatur pola makan sehat. Berikut ini ialah beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengatur pola makan sehat.

Menu makanan seimbang setiap hari

Cara mengatur pola makan yang pertama adalah dengan mengkonsumsi variasi makanan kaya nutrisi. Anda pasti pernah mendengar pedoman “4 sehat 5 sempurna,” namun ada juga pedoman “Piring Makanku” dari Kemenkes. Pedoman ini menyarankan Anda untuk mengisi sebagian piring makan dengan sayur dan buah, sisanya dengan karbohidrat dan protein.

Daripada fokus makan untuk kenyang, Anda harus makan untuk menjaga kesehatan serta meningkatkan imunitas tubuh. Nah, ketika Anda memasak makanan sendiri di rumah, pastikan untuk tidak terlalu lama memasak sayuran agar kandungan nutrisinya tetap terjaga.

Konsumsi air secukupnya

Setiap harinya, manusia dewasa perlu minum minimal 8 gelas air putih dalam sehari. Tentunya bisa lebih, terutama bila Anda orang yang aktif bergerak. Mengingat 70% tubuh manusia terdiri dari air, maka anjuran untuk minum air putih secukupnya sangat penting sebagai cara mengatur pola makan sehat. 

Konsumsi air ini juga bisa didapatkan dari makanan yang Anda konsumsi. Sebaiknya, hindari minum minuman beralkohol dan bersoda, air putih saja sudah cukup.

Hindari makanan berlemak dan berminyak

Tidak semua lemak itu jahat, ada pula makanan yang mengandung lemak baik yang diperlukan oleh tubuh. Nah, lemak jenuh lah yang harus Anda hindari karena dapat membentuk kolesterol jahat yang bisa mengakibatkan serangan jantung. 

Lemak jenuh ini paling sering ditemukan di makanan yang berminyak, seperti gorengan. Selain itu, cara mengatur pola makan yang baik juga bisa dimulai dengan mengurangi konsumsi daging merah, susu tinggi lemak, dan makanan olahan. Anda bisa menggantinya dengan kacang-kacangan, ikan, ayam, serta minyak nabati yang lebih menyehatkan.

Kurangi garam dan gula

Apa jadinya jika masakan tidak ada garam dan gula? Pastinya akan jadi tidak enak. Boleh saja untuk mengkonsumsi garam dan gula, asalkan dalam jumlah yang pas. WHO menganjurkan konsumsi sodium sebanyak 5 gram atau sekitar 1 sendok teh setiap harinya. Sementara untuk gula, WHO menganjurkan sebanyak 50 gram saja atau sekitar 4 sendok makan. 

Anda bisa mengganti garam dan gula dengan rempah-rempah, supaya masakan juga jadi lebih variatif. Kemudian, kurangi juga konsumsi makanan ringan seperti keripik kentang, chocolate bar, permen, dan sejenisnya yang sebenarnya sangat tinggi kalori dan tidak mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Biasakan masak sendiri di rumah

Kebiasaan makan di restoran harus mulai Anda kurangi sebagai cara mengatur pola makan sehat, terlebih di tengah situasi di mana Anda harus selalu ada di rumah. Awalnya mungkin akan terkesan merepotkan untuk selalu masak di rumah, namun sebetulnya Anda bisa menjadikan memasak sebagai aktivitas menyenangkan, baik sendiri maupun bersama keluarga.

Selain bisa menghidangkan makanan enak dan bergizi, Anda bisa membangun hubungan yang lebih baik dengan anggota keluarga yang lainnya. Nah, Anda pun akhirnya bisa mencoba berbagai resep makanan yang sudah lama menarik perhatian Anda.

Minum suplemen atau vitamin

Untuk bisa selalu menerapkan cara mengatur pola makan sehat, jelas membutuhkan komitmen yang sangat besar. Namun, mungkin Anda tidak bisa setiap hari rutin mengkonsumsi sayur dan buahan, terlebih lagi ada begitu banyak nutrisi serta vitamin yang harus dipenuhi.

Cara tercepat dan terbaik yang bisa Anda lakukan adalah dengan meminum suplemen makanan atau vitamin tambahan. Saat ini, sudah ada banyak brand yang menjual suplemen makanan dan vitamin dalam bentuk tablet atau kapsul. Pilih yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kebersihan bahan makanan jadi prioritas

Di tengah kondisi seperti sekarang ini, kebersihan menjadi nomor satu. Ada begitu banyak penyakit yang disebabkan makanan yang kotor. Oleh karena itu, Anda perlu mencuci sayur dan buah dengan air matang sebelum dimasak. Cuci tangan juga sebelum Anda mulai mengolah makanan. Pastikan setiap bahan makanan dimasak dengan suhu minimal 72 derajat untuk mematikan kuman dan bakteri yang ada.

Lengkapi cara mengatur pola makan Anda dengan rutin berolahraga agar tubuh pun tetap prima dalam segala kondisi. Untuk itu, Anda bisa bergabung ke ReFIT yang sudah dilengkapi dengan protokol kesehatan ketat untuk menjamin keamanan Anda setiap berolahraga. Dilengkapi juga dengan beragam kelas olahraga, jasa private trainer, dan peralatan olahraga mumpuni yang bisa digunakan member. 

No ratings yet.

Please rate this

Mela Gunawan, Fitness Entrepreneur. Co Founder dan Chief Marketing Officer ReFIT Indonesia, Nationwide Affordable Gym. Memiliki pengalaman di bidang marketing komunikasi dan di industri Fitness sejak tahun 2012. Selain itu, Mela sangat aktif berolahraga dan bergaya hidup sehat. Visinya mendirikan ReFIT Indonesia ini yakni ingin menyehatkan seluruh masyarakat Indonesia.

Leave a Comment.